Mengenal Rhapidophora Tetrasperma (Monstera Mini) tanaman populer yang tumbuh cepat dengan daun yang indah

duniatanamanpopuler.com,- Popularitas Rhapidophora tetrasperma (monstera mini) telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, dan kita dapat melihat alasannya. Tanaman ini sangat mudah dirawat dan merupakan tanaman hias yang tumbuh cepat dengan bentuk daun yang indah.

Habitat asli Rhapidophora tetrasperma sering disalahartikan sebagai Monstera atau Philodendron, namun, ini adalah spesies tanaman berbeda dari keduanya, meskipun masih aroid, Rhapidophora tetrasperma berasal dari Thailand Selatan dan Malaysia, sedangkan Monstera deliciosa berasal dari Amerika Tengah.

Itu selalu merupakan contoh yang baik untuk mengetahui di mana tanaman asli dan lingkungan tempat tinggalnya sehingga kita dapat mencoba dan meniru kondisi tersebut di rumah kita. Rhapidophora tetrasperma adalah tanaman memanjat atau merambat yang dapat menempel pada pohon di dalam kondisi hutan yang hangat di negara asalnya Malaysia dan Thailand Selatan, dari sinar matahari langsung. Tiang lumut, tiang tanaman atau penyangga yang dipasang di dinding akan membantu tanaman tumbuh tinggi seperti di hutan alam liar.

Pencahayaan pada tanaman ini seperti banyak tanaman hias lainnya, tanaman ini akan tumbuh subur dalam cahaya tidak langsung yang terang. Terlalu banyak sinar matahari dapat membuat daun bisa terbakar, daun baru akan sangat terpengaruh dan kering. Terlalu sedikit cahaya dapat membuat pertumbuhan akan lambat dan daun dapat terbentuk tanpa fenestrasi (pembelahan) di dalamnya.

Rhapidophora tetrasperma akan menyukai bagian atas tanah mengering di antara penyiraman dan agar akarnya tetap berada di tanah yang lembab (tidak basah). Ujilah kira-kira tanah kering atau tidak dengan mencelupkan jari Anda ke dalam tanah. Ingatlah bahwa kekurangan air jauh lebih mudah untuk dipulihkan daripada penyiraman berlebihan.

Saya menyirami tanaman ini kira-kira seminggu sekali di musim panas dan setiap 2-3 kali seminggu di musim dingin. Seperti banyak tanaman hias, Anda dapat memasukkan jari Anda ke dalam tanah untuk menguji apakah perlu air, jika tanah menjadi kering maka sudah waktunya untuk menyiram. Anda dapat mengetahui kapan tanaman benar-benar membutuhkan air karena daunnya akan mulai menggulung dan terkulai. Rhapidophora tetrasperma tampaknya dapat mengatasi air keran dengan baik, tidak seperti tanaman hias lainnya terutama Calathea yang sangat menyukai air hujan.

Kelembaban pada tanaman ini meskipun berasal dari iklim yang lebih lembab di Malaysia dan Thailand Selatan, tanaman ini dapat tumbuh subur di rumah kita tanpa kelembapan ekstra. Saya tidak menggunakan metode apa pun untuk meningkatkan Rhapidophora tetrasperma saya, namun saya yakin akan sangat senang jika saya melakukannya. Kamar mandi yang cerah tidak diragukan lagi akan menjadi tempat yang baik untuk Rhapidophora tetrasperma.

Di musim dingin ketika rumah kita menjadi sangat kering karena pemanasan sentral, banyak tanaman hias akan mendapat manfaat dari peningkatan kelembaban, baik dengan menggunakan pelembab udara, dengan menyimpannya di kamar mandi jika cahayanya bagus, atau dengan menempatkannya di atas kerikil di dalam baki air untuk meningkatkan kelembaban saat air menguap. Mengelompokkan tanaman bersama-sama juga akan membantu sedikit meningkatkan kelembapan lingkungan.

Tanah, repotting dan pupuk untuk tanaman ini seperti tanaman hias aroid lainnya, tanaman ini akan tumbuh subur di tanah yang gembur dan cepat kering. Campuran yang baik adalah 1 bagian kompos tanaman hias, 1 bagian perlit, 1 bagian kulit anggrek.Karena Rhapidophora tetrasperma bisa tumbuh sangat cepat, maka perlu dilakukan pot ulang setahun sekali (atau bahkan mungkin dua kali setahun). 

Alasan lain Rhapidophora tetrasperma adalah tanaman yang luar biasa adalah karena cara memperbanyaknya yang mudah. Saya suka memperbanyak tanaman ini di dalam air karena saya suka melihat pertumbuhan akar dengan jelas di dalam air. Perbanyakan paling baik dilakukan di musim semi ketika tanaman aktif tumbuh.

Tanaman ini sebaiknya dijauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak karena mengandung kristal kalsium oksalat yang merupakan mekanisme pertahanan tanaman agar tidak dimakan di alam liar. Jika tanaman ini dicerna dapat menyebabkan sakit perut, lesu dan rasa perih di mulut. Itulah tentang tanaman Rhapidophora Tetrasperma, Semoga bermanfaat untuk belajar mengenal tanaman dan perawatan tanaman Rhapidophora Tetrasperma.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tanaman Hias Blue Star Fern (Phlebodium Aureum) yang mudah tumbuh cocok untuk interior indoor dan outdoor